Thursday, May 1, 2014

Cara Mengatasi dan Mengobati Rhinitis

Rhinitis adalah salah satu penyakit yang umum terjadi pada berbagai usia, bahkan sebuah studi penelitian mengatakan bahwa terdapat banyak sekali penderita rhinitis di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Gejala dari rhinitis diantaranya yaitu sering bersin-bersin, hidung tersumbat dan hidung meler/beringus. Gejala-gejala tersebut biasanya sangat menyengsarakan penderitanya, mengurangi kualitas hidup, mengurangi produktifitas, dan mengurangi konsentrasi, baik itu di sekolah ataupun di tempat kerja. 
Dalam kasus rhinitis yang sudah parah dan kronis, bisa terjadi komplikasi yang menyebabkan gejala penyakit lainnya seperti gejala asthma, otitis dan sinusitis yang mana bisa lebih menyengserakan penderitanya.

Rhinitis alergi biasanya ada yang musiman (seasonal), dan ada juga yang menahun (perennial allergic rhinitis).

Rhinitis alergi musiman biasanya terjadi pada musim-musim tertentu yang mana diakibatkan oleh banyaknya serbuk sari yang berterbangan akibat musim pembuahan berbagai tanaman berbunga.

Sedangkan untuk rhinitis menahun biasanya diakibatkan oleh alergen-alergen yang mudah terbawa udara dan terhirup saat bernafas, misalnya debu, tungau, polusi udara, bulu hewan dan sebagainya.

Kedua jenis rhinitis alergi tersebut bisa sangat mengganggu hidup para penderitanya, seperti menyebabkan tubuh sangat letih dan tidak enak badan.

Selain rhinitis alergi, ada juga yang disebut non-rhinitis alergi (Non-Allergic Rhinitis), yang mana biasanya terjadi secara menahun tanpa mengenal musim. Penderita non-rhinitis alergi ini biasanya akan mengalami gejala bersin-bersin jika dipicu oleh perubahan suhu, temperatur/suhu dingin dan bau-bau-an menyengat yang mengganggu penciuman. (Misalnya sering bersin-bersin di pagi hari setelah bangun tidur, bersin-bersin setelah mandi, bersin-bersin ketika mencium bau sabun tertentu yang cukup menyengat, dll).

Penderita/pasien dan Dokter sering kali mengalami kesulitan dalam menentukan/mendiagnosa seseorang apakah mengalami rhinitis alergi atau rhinitis non-alergi, hal tersebut dikarenakan gejalanya hampir sama yaitu sering bersin-bersin terus berkali-kali.

Obat-obatan yang umum diberikan oleh dokter pada penderita rhinitis biasanya yaitu:
  • Oral antihistamines
  • Intranasal antihistamine azelastine
  • Nasal corticosteroids
  • Intranasal cromolyn sodium
  • Antileukotrienes (LTRA)
  • Oral decongestants
  • Topical decongestants
  • Nasal ipratropium bromide

Obat-obatan tersebut sifatnya hanya sementara dan bukan untuk menyembuhkan rhinitis, tujuan obat-obatan tersebut adalah untuk meringankan saat gejala rhinitis yang muncul sedang parah.

Mengobati Rinitis dan Mengatasi Gejalanya

Jika Anda ingin tahu cara mengatasi sering bersin-bersin dan ingin mengobatinya secara alami tanpa efek samping yang buruk, saya sarankan Anda membaca eBook Mengatasi Bersin yang ada di www.mengatasibersin.com. Panduan didalamnya telah membantu saya dan banyak orang penderita rhinitis lainnya jadi sembuh dari gejala-gejala rhinitis dengan hanya melakukan langkah-langkah yang relatif mudah.

Jika Anda penderita rhinitis terutama rhinitis jenis non-alergi saya sangat merekomendasikan Anda untuk segera membaca eBook tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mencoba...